Halloween Myspace Comments



Jumat, 30 Maret 2012

WAWASAN NUSANTARA, IMPLEMENTASI DI BIDANG IDEOLOGI,POLITIK,EKONOMI,SOSIAL BUDAYA DAN PERTAHANAN KEAMANAN

Di  Bidang Ideologi

Dapat diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan ideologi bangsa Indonesia. Ketahanan ini diartikan mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia.

Di Bidang Politik

Wawasan Nusantara adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah, meliputi tanah (darat), air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di atasnya secara tidak terpisahkan, yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan yang berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 (Undang-Undang Dasar 1945) yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka, berdaulat, bermartabat serta menjiwai tata hidup dalam mencapai tujuan perjuangan nasional. Wawasan Nusantara sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan manifestasi pemikiran politik bangsa Indonesia telah ditegaskan dalam GBHN dengan Tap. MPR No.IV tahun 1973. Penetapan ini merupakan tahapan akhir perkembangan konsepsi negara kepulauan yang telah diperjuangkan sejak Dekrarasi Juanda tanggal 13 Desember 1957.

Di Bidang Ekonomi

Implementasi atau penerapan wawasan nusantara menjadi pola yang mendasari cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam rangka menghadapi berbagai masalah menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Implementasi wawasan nusantara senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat dan wilayah tanah air secara utuh dan menyeluruh.
Dalam bidang ekonomi, implementasi wawasan nusantara akan menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata. Di samping itu, juga dapat mencerminkan tanggung jawab pengelolaan sumber daya alam yang memperhatikan kebutuhan masyarakat antar daerah secara timbal balik serta kelestarian sumber daya alam itu sendiri.
Prinsip-prinsip implementasi wawasan nusantara dalam bidang ekonomi yaitu :
1)      Kekayaan di wilayah nusantara, baik potensial maupun efektif, adalah modal dan milik bersama bangsa untuk memenuhi kebutuhan di seluruh wilayah Indonesia secara merata.
2)      Tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah tanpa meninggalkan ciri khas yang dimiliki oleh daerah masing-masing dalam pengembangan kehidupan ekonominya.
3)      Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara diselenggarakan sebagai usaha bersama dengan asas kekeluargaan dalam sistem ekonomi kerakyatan untuk kemakmuran rakyat yang sebesar-besarnya.
Contoh implementasi wawasan nusantara dalam bidang ekonomi diantaranya dengan menyeimbangkan Keuangan Pusat dan Daerah dengan keluarnya Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan Daerah. Pembagian keuangan yang semula hampir 80% anggaran daerah harus menunggu didatangkan dari pusat, padahal 90% hasil-hasil daerah diserahkan pada pemerintahan pusat, kini pada UU tersebut diubah menjadi :
1)   Hasil Pajak Bumi dan Bangunan, 10% untuk pemerintah pusat dan 90% untuk daerah.
2)   Hasil Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, 20% untuk pusat, 80% untuk daerah.
3)   Hasil kehutanan, pertambangan umum dan perikanan, 20% untuk pusat dan 80% untuk daerah.
4)   Hasil minyak bumi, 85% untuk pusat, 15% untuk daerah dan gas alam, 70% untuk pusat dan 30% untuk daerah.
Bahkan, porsi daerah ditambah lagi dengan adanya “Dana Alokasi Umum” yang dialokasikan untuk daerah-daerah dengan perimbangan tertentu, yang jumlah totalnya adalah 25% dari penerimaan dalam negeri APBN, sebagai perimbangan. 

Di Bidang Sosial Budaya

Budaya atau kebudayaan secara etimologis adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh kekuatan budi manusia. Kebudayaan diungkapkan sebagai cita, rasa, dan karsa (budi, perasaan dan kehendak).
Sosial budaya adalah faktor dinamik masyarakat yang terbentuk oleh keseluruhan pola tingkah laku lahir batin yang memungkinkan hubungan sosial diantara angota-anggotanya. Secara universal kebudayaan masyarakat yang heterogen mempunyai unsur-unsur yang sama:
1. Sistem religi dan upacara keagamaan sistem masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
2. Sistem pengetahuan
3. Bahasa
4. Keserasian
5. Sistem mata pencaharian
6. Sistem teknologi dan peralatan
Sesuai dengan sifatnya, kebudayaan merupakan warisan yang bersifat memaksa bagi masyarakat yang bersangkutan. Artinya setiap generasi yang lahir dari suatu masyarakat dengan serta merta mewarisi norma-norma budaya dari generasi sebelumnya.
Berdasarkan ciri dan sifat kebudayaan serta kondisi dan konstelasi geografi. Masyarakat Indonesia sangat heterogen dan unik sehingga mengandung potensi konflik yang sangat besar, terlebih kesadaran nasional masyarakat relatif rendah sejalan dengan terbatasnya masyarakat terdidik.
Besarnya potensi antar golongan masyarakat yang setiap saat membuka peluang terjadinya disintegrasi bangsa semakin mendorong perlunya dilakukan proses sosial yang akomodatif. Proses sosial tersebut mengharuskan setiap kelompok masyarakat budaya untuk saling membuka diri, memahami eksistensi budaya masing-masing serta mau menerima dan memberi.
Proses sosial dalam upaya menjaga persatuan nasional sangat membutuhkan kesamaan persepsi atau kesatuan cara pandang diantara segenap masyarakat tentang eksistensi budaya yang sangat beragam namun memiliki semangat untuk membina kehidupan bersama secara harmonis.

Di Bidang Pertahanan Keamanan

Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan pertahanan dan keamanan akan menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan bangsa, yang lebih lanjut akan membentuk sikap bela negara pada tiap warga negara Indonesia. Kesadaran dan sikap cinta tanah air dan bangsa serta bela negara ini menjadi modal utama yang akan mengerakkan partisipasi setiap warga negara indonesia dalam menghadapi setiap bentuk ancaman antara lain :
  1. Bahwa ancaman terhadap satu pulau atau satu daerah pada hakikatnya adalah ancaman terhadap seluruh bangsa dan negara.
  2. Tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk ikut serta dalam pertahanan dan keamanan Negara dalam rangka pembelaan negara dan bangsa.

Selasa, 13 Maret 2012

KEINDAHAN KOTA SIBOLGA


Oke,,kali ini saya akan mengenalkan keadaan atau bisa di katakan suasana di daerah saya. Saya lahir tepatnya di tanah tercinta saya yaitu Sibolga. Mungkin banyak orang yang masih belum mengetahui Sibolga itu tepatnya di mana. Sebenarnya Sibolga itu berada di Tapanuli Tengah Sumut, di mana di daerah saya itu terdapat banyak suku, ras, agama,dsb. Bisa di katakan kalau tempat saya ini enak, alamnya indah, teluknya luas, lautnya dalam dan tenang, sehingga strategis menjadi persinggahan para pelaut untuk berlabuh. Air jernih untuk kebutuhan kapal cukup tersedia dari sungai dan air terjun yang banyak terdapat disekitar teluk.

Pulau-pulau yang terhampar di depannya menjadi penyangga ombak dan gelombang dari lautan lepas Samudera Hindia.

Semangat Persatuan dalam kebersamaan dan kerukunan persaudaraan tetap terjalin, walaupun Masyarakatnya terdiri dari berbagai Suku, Etnis, Bangsa dan Agama yang lazim disebut sebagai “ Negeri berbilang KAUM ”. Keadaan ini tetap terpelihara dan berwujud dalam berbagai aspek kehidupan sampai dengan sekarang ini.
 
Jauh sebelum Sibolga berdiri sudah banyak penduduk yang bermukim disekitar Pantai Barat Sumatera Utara yang lazim disebut daerah pesisir antara lain di Barus, Sorkam, Jago-jago, Singkuang dan Natal, mungkin masih banyak yang belum  tahu daerah pesisir ini letaknya tepatnya di mana, sedangkan dikawasan Teluk Tapian Nauli pemukiman penduduk sudah ada disekitar Pargadungan dan Poriaha.
Masyarakat dari Daerah Batak Toba banyak yang datang ke Daerah Pesisir ini, untuk berdagang secara barter. Mereka membawa hasil pertanian dan hasil hutan, untuk selanjutnya ditukar dengan Garam dan Hasil Laut yang diperoleh mereka dari daerah pesisir. Mereka memikul sendiri barang-barang yang dibawanya, dalam Bahasa Batak disebut “ Marlanja “ sehingga kelompok ini terkenal dengan sebutan “ Parlanja Sira “ ( Tukang pikul Garam ).

Kurang lebih tempat saya seperti begitu, banyak juga sih yang saya belum ketahui tentang tanah kelahiran saya ini.
Kalau boleh,, sekali-kali para pembaca mengunjungi tanah kelahiran saya ini..
hehehehhehehhe............




NEGARA INDONESIA PENUH KORUPTOR

Negara kita Indonesia yang besar ini mempunyai problem yang sangat besar juga yaitu korupsi. Dari dulu sampai saat ini masalah ini sulit untuk di atasi apalagi diberantas total dari hulu sampai hilir. Walaupun sudah banyak cara-cara dalam segala bentuk yang dilakukan oleh pemerintah dan presiden untuk mengatasi masalah yang bernama korupsi ini. Korupsi di Indonesia bahkan sudah seperti layaknya tradisi karena sudah terlalu sering dan banyak sekali kasus dalam korupsi. Kebanyakan korupsi di negeri ini di lakukan oleh para pejabat-pejabat yang telah menjadi kepercayaan rakyat. Korupsi ini sangat merugikan sekali, terutama minusnya uang negara akibat ulah koruptor. Dan yang paling utama adalah kerugian yang di derita oleh rakyat. Rakyat tak mendapatkan hak yang seharusnya mereka dapat, akibat di ambil dulu haknya oleh koruptor.
Korupsi mungkin bukan hanya problem yang di miliki oleh bangsa kita saja. Tetapi negara-negara lain pun juga mempunyai nasib yang sama juga, kesulitan dalam memberantas korupsi. Tapi negara kita yang paling parah dalam mengatasi korupsi, di lihat dari banyaknya kasus-kasus korupsi yang ada di negeri ini. Dan buktinya dalam daftar koruptor terbesar di dunia, negara kita mendapat peringkat yang tertinggi yang di wakilakan oleh ”Soeharto”. Jika tertinggi dalam berprestasi ”oke-oke aja”, tapi jika tertinggi dalam korupsi ”malu-maluin aja”. Korupsi memang menjadi masalah yang besar bagi bangsa ini. Dari dulu samapi sekarang masih belum tertangani. Dari mulai orde lama, orde baru. Era reformasi, dan sampai saat ini. Jika di lihat dari data analisis, korupsi di negara kita ini cenderung meningkat. Jika di lihat dari banyaknya kasus-kasus korupsi sekarang,
Memang Pemerintah dan Presiden sudah mengunakan banyak cara dalam segala bentuk. Tapi masih saja belum manjur untuk mangurangi mapun memberantas yang namanya korupsi. Presiden sudah membentuk sebuah badan/komisi yang khusus untuk memberantas korupsi di Indonesia yaitu KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Meskipun sudah di bentuk Badan khusus tersebut, tetap saja korupsi di Indinesia masih belum bisa di atasi. Apalagi di pemerintahan, yang namanya korupsi memang sudah menjadi agenda mereka. Buktinya KPK, sebuah badan yang seharusnya menyelesaikan tiap masalah korupsi. Malah ketua dan wakilnya juga ikut-ikutan terkena masalah juga. Memang korupsi sudah lekat dan kental di negeri ini.
Apa penyebab Korupsi itu dan mengapa sulit banget untuk di berantas? Mungkin pertanya’an ini sering muncul di masyarakat. Sebenarnya ada dua faktor, yang pertama faktor kondisi dan situasi. Jika dalam bekerja jauh dari pengawasan maka memudahkan sekali terjadinya korupsi. Yang ke dua adalah faktor gaji, tapi faktor ini ada yang setuju dan ada juga yang tidak. Apakah para pejabat melakukan korupsi karena gajinya mereka kurang, mungkin bagi kita tidak bahkan mereka sudah berlebihan gajinya. Belum lagi fasilitas mewah yang di sediakan poemerintah untuk mereka. Contohnya rumah dinas, mobil dinas, laptop, dan masih banyak lagi. Lalu kenapa mereka masih melakukan korupsi? Penuh tanda tanya besar. Tapi bagi mereka mungkin semua gaji dan kemewahan itu masih kurang, karena mereka tidak pernah mensyukuri itu semua.
Akibat yang di timbulkan dari korupsi ini besar sekali. Terutama untuk Negara dan Rakyat. Jika uang negara yang seharusnya mengalir untuk rakya-rakyat kecil, tapi malah masuk kerekening dan kantong para koruptor. Uang yang seharusnya untuk rakyat kecil untuk pendidikan gratis, berobat gratis, Membangun sekolah-sekolah, dan lain-lain. Malah Tidak mengalir ke rakyat, malah mengalir untuk koruptor. Dan hutang negara Indonesia ini lama-lama bisa membengkak akibat Korupsi ini. Menyedihlkan sekali cerita negeri kita ini akibat korupsi. Seperti pepatah mengatakan, “Sudah Jatuh Tertimpa Pohon”
Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, sekalipun masalah itu besar sekali seperti korupsi ini. Pemerintah dan Presiden harus lebih tegas lagi dalam menangani kasus korupsi ini. Dengan cara Membentuk tim pengawas di tiap-tiap daerah sehingga meminimalkan terjadinya korupsi. Atau mungkin dengan cara Hukum lebih kejam lagi. Contohnya tiap ada kasus korupsi, tersangka di hukum mati aja biar semua gerah. Jika hanya di penjara saja tidak sebanding dengan kerugian yang telah mereka lukukan. Dan mungkin negeri ini butuh solusi-solusi jitu dari orang-orang yang pandai, cerdas, berwawasan luas, dan jujur serta banar-benar tulus untuk memberantas korupsi ini.
Kita sebagai rakyat kecil mungkin hanya bisa bertanya-tanya terus tanpa ada jawabannya, SAMPAI KAPAN NEGERA INI BEBAS DARI KORUPSI,,,,?

Sabtu, 10 Maret 2012

NEGARA TANPA HUKUM

Hidup sebagai manusia jelas kita menginginkan kehidupan yang aman, tentram dan damai. bohong jika ada orang yang tidak menginginkan itu semua, karena dengan itu kita dapat merasakan kesejahteraan hidup. Sebagai makhluk sosial manusia tidak akan bisa hidup tanpa ada orang lain disampingnya untuk menjalani berbagai macam jalan kehidupan yang tidak semuanya berakhir dengan baik.

Dari perkumpulan orang-orang terbentuklah sebuah negara yang lebih jelasnya negara adalah persekutuan yang terjadi dari keluarga dan desa guna memperoleh hidup sebaik-baiknya. Untuk menjalani kehidupan bernegara yang baik dibutuhkan suatu aturan yang dapat memberikan keadilan bagi masyarakatnya.

Hukum, , ya hukum inilah yang dibutuhkan oleh suatu negara karena hukum adalah pelindung hak kodrat manusia kebebasan individu dan keutamaan rasio. Hukum merupakan tatanan yang baik bahkan bisa dikatakan terbaik untuk menangani fenomena yang penuh situasi ketidak adilan.Jika sua
tu Negara ingin merasakan kesejahteraan jalankan sistem hukumnya dengan baik.

Hukum yang sekarang kita ketahui sudah semakin melorot akibat tidak adanya lagi keadilan. Saya selalu memperhatikan perbedaan antara orang punya sama orang tidak punya di beda-bedakan. 
Seorang nenek mencuri singkong bisa di hukum selama 15 tahun, tetapi seorang koruptor melakukan korupsi  hanya di hukum selama 5 tahun.. 
Apakah ini yang disebut dengan hukum?

Hal terpenting adalah bagaimana jika suatu negara itu tidak lagi memiliki hukum? 
senyum sinis seorang mahasiswa yang lagi menuliskan opini ini ketika melihat carut marutnya hukum di negara ini (indonesia), ironi nya di negara ini hukum yang tadinya dibuat untuk mendapatkan suatu keadilan malah membuat keadilan itu hilang dimata masyarakat. memanag adil bukanlah berarti rata atau setara namaun apakah keadilan itu dapat dijajakan seperti ikan asin yang banyak terdapat dipasar-pasar dandapat dibeli oleh siapa saja asalkan sesuai dengan bentuk dan porsinya , jika ia membawa uang yang sedikit maka ia juga bakalan dapat ikan asin yang jelek.

Kamis, 01 Desember 2011

TUGAS SOFTSKILL BULAN 3, TOPOLOGI & PEMROSESAN DATA

Tugas Softskill Sistem Informasi manajemen
1. Sebutkan macam2 pemrosesan data & Jelaskan!
Jawab : Pemrosesan data elektronik/elektronik data processing (EDP) 
Adalah metode dalam suatu pemrosesan data komersial
sebagai bagian dari  teknologi informasi. EDP melakukan pemrosesan data secara berulang kali terhadap data yang sejenis 
dengan bentuk pemrosesan yang relatif sederhana. 
 
2. Jelaskan peranan alat input, output, software dlm memecahkan masalah!
Jawab : Alat input sangat berperan sekali untuk pemecahan masalah, contohnya adalah Keyboard, peran keyboard disini adalah untuk menginput data sehingga data bisa masuk di software, Microphone, perannya disini adalah untuk merekam suara user agar bisa tersimpan juga dalam database, dll. Sedangkan untuk alat output, yaitu printer, untuk menampilkan laporan-laporan yang berguna untuk manajemen sehingga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Software sangat berperan sekali, sebagai contoh Microsoft Office, dengan software ini suatu perusahaan sangat terbantu sekali dengan adanya software ini, software ini berguna untuk pembuatan laporan, pembuatan grafik dan presentasi dan sebagainya, tanpa adanya software ini, suatu perusahaan akan terhambat dalam operasional administrasinya.

3. a. Apa jengertian dari topologi jaringan!
Jawab : susunan lintasan aliran data didalam jaringan yang secara fisik mengswitchungkan simpul yang satu dengan simpul lainnya.
b. sebutkan keuntungan & kerugian dari 3 tipe topologi jaringan!
Jawab : 1. Topologi Bus
            Keuntungan : hemat kabel layout kabel sederhana mudah dikembangkan
                Kerugian : bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
                 2. Topologi Star
                 Keuntungan :* Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
                                     * Tingkat keamanan termasuk tinggi.
                                     * Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
                                     * Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah
                 Kerugian : Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
                 3. Topologi Ring
                  Keuntungan : • Laju data tinggi
                                                   • Dapat melayani lalu lintas yang padat
                                                   • Tidak di perlukan host, biaya relative murah 
                                                   • Dapat melayani berbagai media pengirim
                                                   • Komunikasi antar terminal mudah
                                                   • Waktu yang diperlukan untuk mengakses data optimal
                        Kerugian :• Penambahan/ pengurangan terminal sangat sulit
                                         • Kerusakan pada media pengiriman dapat menghentikan seluruh kerja jaringan
                                         • Kerusakan pada salah satu terminal dapat mengakibatkan kelumpuhan jaringan


4. a. Apa yg anda ketahui tentang file, sebut dan jelaskan Tipe File!
Jawab : File adalah unit penyimpan logika yang diabstraksi dari perangkat penyimpan. File berisi informasi yang disimpan pada penyimpan sekunder (seperti magnetic disk, magnetic tape dan optical disk). Sebuah file mempunyai struktur tertentu tergantung tipenya.
Tipe File antara lain :
1. File Induk, file terpenting yang berisi record-record yang sangat di 
perlukan dalam perusahaan . Di bagi menjadi dua, yaitu :
- File Induk Statis : Jarang berubah nilainya, contoh : data karyawan
- File Induk Dinamis : recordnya sering berubah sebagai hasil dari 
transaksi, 
contoh : file persediaan barang
2. File Transaksi, digunakan untuk merekam data yang diperoleh dari suatu
transaksi, seperti fike transaksi penjualan atau registrasi pengambilan mata
kuliah. 
3. File Laporan, disebut juga file output yang berisi informasi yang merupakan 
hasil pengolahan data yang ada.
4. File Histori, disebut juga file arsip yang berisi data masa lalu yang sudah 
tidak aktif lagi, tapi masih disimpan.
5. File Salinan, berisi salinan dari file-file yang masih aktif di dalam 
database pada kurun waktu tertentu.
b. Bagaimana sistem pengorganisasian database tradisional berproses!
Jawab :
Sistem pengorganisasian database masih terpisah-pisah antara database 
satu dengan database lainnya, sehingga banyak akibat negative yang 
ditimbulkan, antara lain :
1. Redudansi atau duplikasi data. Menyebabkan informasi menjadi kurang 
akurat, bahkan terjadi perbedaan karena data yang satu sudah di 
perbaharui sementara duplikatnya belum.
2. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang di gunakan untuk 
mengolah masing-masing database yang di bangun.
3. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang menyebabkan SI 
yang terbentuk menjadi kurang fleksibel.
4. Keterpisahan database satu dengan lainnya mengakibatkan tingkat 
keamanan data menjadi rendah.
5. Penggunaan data bersama sangat kurang sehingga database kurang dapat 
dieksplorasi/ diolah untuk menghasilkan laporan-laporan manajeral 
lintas depatremental.
5. Jelaskan tiga tingkat representasi data & jelaskan!
1. Level penyajian penampakan, representasi hasil pengolahan database 
menggunakan SI dalam format yang mudah di pahami oleh pemakai.
2. Level konseptual, memperlihatkan file-file data yang dibuat dan hubungannya 
satu sama lain dalam sebuah lingkungan database.
3. Level fisik, tahap terendah dari abstraksi data yang memperlihatkan struktur 
dan jenis data serta bagaimana data tersebut di simpan dan diorganisasikan 
dalam media penyimpanan.
 

Kamis, 20 Oktober 2011

Kegunaan Manajemen Informasi Dalam Perusahaan

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
  1. A. Konsep Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi Manajemen (SIM) adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. Menurut beberapa ahli SIM adalah:
  • Robert G. Murdick & Joel E Ross
Proses komunikasi dimana input dan output yang direkam, disimpan dan diproses untuk pengambialn keputusan, mengenai perancangan, pengoperasian dan pengendalian.
  • Gordon B Davis
Sistem manusia dan mesin yang terpadu untuk menghasilkan informasi guna mendukung operasi manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dalam suatu organisasi.
Dari definisi diatas dapat diuraikan lebih lanjut bahwa:
  1. Sistem Informasi Manajemen memiliki sub-sitem informasi. Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian sub-sistem, dimana sub-sistem tersebut mendukung tercapainya sasaran Sistem Informasi Manajemen dan organisasi sebagian dari sub-sistem berperan hanya dalam satu kegiatan atau lapisan manajemen, sementara yang lainya berperan ganda.
  2. Sistem Informasi Manajemen di koordinasikan secara terpusat untuk menjamamin bahwa data yang di proses dapat di operasikan secara terencana dan terkoordinasi. Semuanya untuk menjamin bahwa informasi melewati dan menuju sub-sistem yang diperlukan, serta menjamin bahwa sistem informasi bekerja secara efisien.
  3. Sistem Informasi Manajemen mentransformasikan data kedalam informasi. Apabila data diolah dan berguna bagi manajer untuk tujuan tertentu, maka ia akan menjadi informasi.
  4. Sistem Informasi Manajemen sesuai dengan gaya manajer Sistem Informasi Manajemen dikembangkan lewat pengenalan atas sifat dan gaya manajerial dari personil yang akan menggunakannya. Para perancang sistem apabila akan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen hendaknya mempertimbangkan faktor manusiawi dengan cermat. Apabila tidak demikian, maka sistem yang dihasilkan tidak efektif.
    Kegiatan dari manajemen yang merupakan salah satu bagian dari SIM, yaitu:
    Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:
    • Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut. 
    • Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
    • Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.
Berikut ini merupakan karakteristik dari SIM :
  1. Merupakan salah satu dari 5 sub sistem dalam CBIS (Computer Based Information   System/Sistem Informasi Berbasis Komputer).
  2. Merupakan tujuan untukmempertemukan seluruh informasi yang diperlukan oleh manajer pada semua tingkat organisasi.
  3. Merupakan seluruh fungsi sistem informasi didalam suatu sub sistem input, database dan sub sistem output.
  4. Memberikan gambaran terhadap atitude eksekutif dengan penyediaan komputer untuk membantu pemecahan masalah organisasi.
Kemampuan sebuah Sistem Informasi Manajemen, meliputi :
Pengetahuan tentang potensi kemampuan sistem informasi yang dikomputerisasi akan memungkinkan seorang manajer secara sistematis menganalisis masing-masing tugas organisasi dan menyesuaikannya dengan kemampuan komputer.
SIM secara khusus memiliki beberapa kemampuan teknis sesuai yang direncanakan baginya. Secara kolektif kemampuan ini menyangkal pernyataan bahwa komputer hanyalah mesin penjumlah atau kalkulator yang berkapasitas tinggi, sebenarnya komputer tidak dapat mengerjakan sesuatu ia hanya mengerjakan lebih cepat. Sistem informasi komputer dapat memiliki sejumlah kemampuan jauh diatas sistem non komputer. Dan kemampuan ini telah merevolusikan proses manajemen yang menggunakan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang telah ada. Beberapa kemampuan teknis terpenting dalam sistem komputer :
  1. Pemrosesan data batch
  2. Pemrosesan data tunggal
  3. Pemrosesan on-line, real time
  4. Komunikasi data dan switching pesan
  5. Pemasukan data jarak jauh dan up date file
  6. Pencarian records dan analisis
  7. Pencarian file
  8. Algoritme dan model keputusan
  9. Otomatisasi kantor.
Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Sebenarnya secara teori, komputer bukanlah persyarat mutlak bagi sebuah Sistem Informasi Manajemen (SIM), namun dalam praktek agaknya menjadi suatu kepercayaan bahwa Sistem Informasi Manajemen yang baik tidak akan berjalan lancar tanpa bantuan kemampuan sebuah komputer, sehingga timbulah sistem informasi berbasis komputer (CBIS). Berikut ini merupakan bagan yang menjelaskan SIM sebagai sub unit suatu sistem
Bagan diatas menunjukkan SIM sebagai subsistem Sistem Informasi Berbasis Komputer.

B. Faktor-faktor serta Indikator yang Menunjukkan Gagalnya SIM dalam Organisasi/Perusahaan
1. Faktor-faktor yang menyebabkan SIM kurang berkembang dalam organisasi/perusahaan
          Dengan adanya SIM ini, sebuah perusahaan mengharapkan suatu sistem yang dapat bekerja secara cepat dan akurat sehingga produktivitas kerja di perusahaan lebih meningkat. Namun karena beberapa faktor tertentu, terkadang malah perusahaan mengalami kegagalan.
Pengembangan SIM canggih berbasis komputer memerlukan sejumlah orang yang berketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi. Banyak organisasi yang gagal membangun SIM karena :
  1. Pengorganisasian perusahaan yang kurang wajar
  2. Kurangnya perencanaan yang memadai
  3. Kurang personil yang handal
  4. Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.
2. Indikator Diperlukannya Pengembangan SIM
1. Keluhan pelanggan
2. Pengiriman barang yang sering tertunda
3. Pembayaran gaji yang terlambat
4. Laporan yang tidak tepat waktu
5. Isi laporan yang sering salah
6. Tanggung jawab yang tidak jelas
7. Waktu kerja yang berlebihan
8. Ketidakberesan kas
9. Produktivitas tenaga kerja yang rendah
10. Banyaknya pekerja yang menganggur
11. Kegiatan yang tumpang tindih
12. Tanggapan yang lambat terhadap pelanggan
13. Kehilangan kesempatan kompetisi pasar
14. Persediaan barang yang terlalu tinggi
15. Pemesanan kembali barang yang tidak efisien
16. Biaya operasi yang tinggi
17. File-file yang kurang teratur
18. Keluhan dari supplier karena tertundanya pembayaran
19. Tertundanya pengiriman karena kurang persediaan
20. Investasi yang tidak efisien
21. Peramalan penjualan dan produksi tidak tepat
22. Kapasitas produksi yang menganggur
23. Pekerjaan manajer yang terlalu teknis
24. DLL.
SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.
Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.

Jumat, 07 Oktober 2011

TUGAS SOFTSKILL SEMESTER 3 - MINGGU 1 & 2

1. Dari Uraian singkat mengenaik definisi informasi yang anda ketahui. kebutuhan informasi apa yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan manajemennya?
Sebut dan Jelaskan Hal tersebut berikut contoh perusahaan yang memanfatkan informasi tersebut ( seperti contoh perusahaan SAMPOERNA. Cari contoh lainnya, minimal 1 perusahaan!)
2. Sebut dan Jelaskan Lima bentuk sumber yang dikelola oleh seorang Manajemen!
3. Elemen lingkungan adalah organisasi/individu yang berada di luar perusahaan dan mempunyai pengaruh langsung/tak langsung pada perusahaan. Sebut dan Jelaskan elemen-elemen lingkungan manakah yang dapat secara mudah berhubungan dengan perusahaan yang menggunakan transmisi elektronik.

Jawaban:





1. informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan atau keterangan yang ditujukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau yang akan datang.
Untuk sebuah perusahaan, pastinya membutuhkan informasi untuk mengembangkan manajemennya dan kebutuhan informasi yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan dalam mengembangkan manajemennya adalah sebagai
1.pengaruh ekonomi internasional.
2.persaingan dunia.
3.batas waktu yang singkat.
4.kendala-kendala sosial
Selain itu juga suatu perusahaan membutukhan informasi tentang apa yang di butuhkan oleh masyarakat/ mengutamakan kualitas dan kebutuhan yang dibutuhkan oleh konsumen, agar produk atau jasa yang di buat  atau di hasilkan/ di tawarkan oleh perusahaan tersebut dapat dipasarkan dan di terima oleh masyarakat.
Contohnya adalah perusahaan Unicore Tiens
Didirikan tahun 1995 oleh Mr. Li Jinyuan di Tianjin, China, Tiens Group Co., Ltd. (Grup TIENS) yang memasuki pasar internasional tahun 1998 berhasil didaftarkan di NASDAQ pada bulan September 2003 dan secara resmi masuk ke dalam AMEX pada bulan April 2005. TIENS adalah perusahan multinasional yang spesialis di bidang retail, pariwisata, keuangan, perdagangan internasional dan E-bisnis.

2. Sumber yang di kelola manajemen

  1. Sumber daya fisik : manusia,mesin,material,uang.
  2. Sumber daya konseptual : informasi(termasuk data).
Peranan manajer mengelola sumber daya ini agar dapat digunakan secara efektif. Sebagai tindak lanjut dari peranan manajer maka perlu adanya usha penataan sumber daya termasuk didalamnya manajemen informasi yakni berupa:
-Sumber daya harus di susun sedemikian rupa sehingga setipa saat di perlukan dapat segera dimanfaatkan dan perlu dilakukan modifikasi.
-sumber daya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
-sumber daya harus selalu diperbaharui.

3. I. Perusahaan dan Pemerintah
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pemerintah, antara lain : Data UU Tenaga Kerja, Data Peraturan Pemerintah. Sedangkan yang dibutuhkan Pemerintah pada perusahaan, antara lain : Data Laporan Pajak, Data  Jumlah Karyawan, dan Data Kebijakan Pemerintah.
   II.Perusahaan dan Pemasok
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pemasok, antara lain : Data Daftar Barang, Data Produksi, Data Harga Jual, Data Keluar Masuk Barang, Data Kualitas Barang. Sedangkan data yang dibutuhkan Pemasok pada Perusahaan, antara lain : Data Profil Perusahaan, Data Pembelian Barang, dan Data Keuangan.
  III. Perusahaan dan Serikat Buruh
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Serikat Buruh, antara lain : Data Keanggotaan Serikat Buruh dan  Data Pribadi Serikat Buruh. Sedangkan data yang dibutuhkan Serikat Buruh pada Perusahaan, antara lain : Data Peraturan Kerja, Data Upah, Data Jabatan, dan Data Perusahaan.
  IV.Perusahaan dengan Masyarakat Global ( Bisnis )
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Masyarakat Global, antara lain : Data Profil Perusahaan, Data Legalitas Perusahaan, dan Data Perjanjian Kerjasama. Sedangkan data yang dibutuhkan Masyarakat Global pada Perusahaan, antara lain : Data Audit Internal, Data audit Eksternal, Data Administrasi, Data Legalitas Perusahaan, Data Profil Perusahaan. 
  V.Perusahaan dan Pesaing
Data yang dibutuhkan Perusahaan pada Pesaing, antara lain : Data Penjualan Pesaing, Data Sumber daya Manusia Pesaing, Data Sumber Daya Sistim pesaing dan Data Informasi Dari Customer tentang Pesaing. Sedangkan yang dibutuhkan Pesaing pada Perusahaan, antara lain : Data Profil, Data SDS, Data SDM.